Showing posts with label MATERI. Show all posts
Showing posts with label MATERI. Show all posts

Pelatihan CCNA NIXTRAIN Hari 1 : Pengalamatan dan Pembagian Jaringan Oleh Ardes Setiawan


Assalamualaikum wr.wb


A. Latar Belakang

             Pengalamatan dan pembagian jaringan merupakan tehnik yang digunakan untuk pengalamatan pada suatu jaringan komputer. tehnik ini digunakan agar admin tidak bingung  untuk memberi IP pada suatu PC, tehni ini juga bisa membuat agar dalam sutu jaringan dapat menggunakan pemilihan IP secara tepat dan efisiensi




B. Pembahasan dan Pengertian


Tipe komunikasi jaringan

Broadcast

       tipe broadcast adalah tipe mengirim suatu packet ke seluruh host yang tersambung, biasanya ini berada pada settingan default di switch, bisa dilihat pada gambar di bawah ini


Unicast

       tipe unicast adalah tipe mengirim suatu packet hanya ke host yang diinginkan, biasanya ini berada pada pengiriman kembali packet, bisa dilihat pada gambar di bawah ini


Multicast

       Tipe multicast adalah tipe mengirim suatu packet  ke beberapa host tpi tidak kesemua host yang diinginkan, biasanya ini berada pada pengiriman kembali packet, bisa dilihat pada gambar di bawah ini



NETWORK & BROADCAST Address


Network Address



  • IP pertama di dalam range IP Network.
  • Semua host dalam network yang sama memiliki network address yang sama.
  • Semua bit dalam porsi host address bernilai 0.
• Broadcast Address

  • Untuk mengirimkan broadcast ke semua host di dalam network.
  • IP terakhir range IP network.
  • Semua bernilai 1 pada host porsi.
• Valid IP Address
   IP address yang di assign ke sebuah host/klien


IP Address

ip address merupakan alamat dari suatu host yang bersifat logik dan bergerak di layer 3, IP address ini dibedakan menjadi 2 yaitu :
  • IP address versi 4
  • IP address


IP versi 4

  • Bit direpresentasikan dengan 0 dan 1 (binary).
  • IP address tersusun dari 32 bit (32 binary digit) 10101111101101111101011010100110
  • 32 bit terbagi menjadi 4 octet dengan masing-masing octet berisi 8 bit 10101111 10110111 11010110 10100110
  • Berikut ini jika ip tersebut dikonvert menjadi desimal: 175.183.214.166
  • Total range IP address adalah 255 pada masing-masing octet tiap 8 bit (1 octet) berasal dari total dari tiap-tiap bit jika dikonversikan ke desimal.

pembagian kelas dalam IP versi 4 terbagi menjadi 5 kelas yaitu :
  • Kelas A = digunakan untuk LAN dan WAN
  • Kelas B = digunakan untuk LAN dan WAN
  • Kelas C = digunakan untuk LAN dan WAN
  • Kelas D = digunakan untuk Multicasting
  • Kelas E = digunakan untuk riset dan pengembangan



prioritas bit = merupakan cara untuk menentukan pembagian dalam kelas IP versi 4 :
  • Kelas A = 0
       0 0 0 0 0 0 0 0 = 0
       0 0 0 0 0 0 0 1 = 1
       0 0 0 0 0 0 1 0 = 2 
       0.........................
       0 1 1 1 1 1 1 1 = 127
  • Kelas B = 10
    1 0 0 0 0 0 0 0 = 128
    1 0 0 0 0 0 0 1 = 129
    1 0 0 0 0 0 1 0 = 130 
    1 0........................
    1 0 1 1 1 1 1 1 = 191

  • Kelas C = 110
  • 1 1 0 0 0 0 0 0 = 192
    1 1 0 0 0 0 0 1 = 193
    1 1 0 0 0 0 1 0 = 194 
    1 1 0.......................
    1 1 0 1 1 1 1 1 = 223

    • Kelas D = 1110
    • 1 1 1 0 0 0 0 0 = 224
      1 1 1 0 0 0 0 1 = 225
      1 1 1 0 0 0 1 0 = 226 
      1 1 1 0....................
      1 1 1 0 1 1 1 1 = 239
    • Kelas E = 1111
    • 1 1 1 1 0 0 0 0 = 240
      1 1 1 1 0 0 0 1 = 241
      1 1 1 1 0 0 1 0 = 242 
      1 1 1 1....................
      1 1 1 1 1 1 1 1 = 255
     CONTOH :


    Private IP Adress dan Public Address
    • IP Private
       - Tidak dikenal oleh Internet
       - Alamat unik antar organisasi
       - Gratis
       - Tidak dapat digunakan untuk mengakses internet


    • IP Public
       - Digunakan di Internet
       - Dikenal di Internet
       - Alamat unik secara global
       - Dapat digunakan untuk mengakses internet

    IP Private



    IP Public



    Subnet Mask
    • Subnet mask berfungsi membedakan Network dan banyaknya IP Host.
    • Nilai bit 1 merepresentasikan banyaknya Network yang dapat dibuat, lalu nilai bit 0 merepresentasikan banyaknya IP Host yang dapat dipakai.


    Subnetting

            Subnetting adalah suatu metode yang digunakan untuk memecah suatu blok jaringan menjadi suatu blok jaringan yang lebih kecil atau bisa dikatakan membagi single network menjadi multiple network yang lebih kecil.


    VLSM

           VLSM Adalah singkatan dari Variable Length Subnet Mask merupakan tehnik yang membagi suatu subb network sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh host. tehnik ini juga dikenal sebagai tehnik pengoptimalkan agar IP yang tidak terpakai lebih sedikit




    C. Referensi

    1. https://newcyberlawyer.blogspot.co.id/2016/08/pengalamatan-jaringan-addressing-and.html
    2. 04 addressing and subnetting.pdf



    D. Hasil dan Kesimpulan
             kita dapat memahami pengalamatan dan pembagian jaringan pada suatu jaringan, ini merupakan suatu ilmu dasar yang sangat berguna untuk seseorang yang berkecimbung di dunia Networking

    adapter pada virtual box

    Assalamualaikum wr.wb
    kali ini saya akan share tentang fungsi beberapa adapter pada virtualbox!!!

    Mungkin bagi IT nama Virtualbox sudah tidak asing lagi didengar. Biasanya Virtualbox digunakan untuk mencoba sebuah sistem operasi tanpa harus menimpa sistem operasi yang sudah ada.

    Apa itu Virtualbox ?

    Virtualbox adalah software gratis milik Oracle yang fungsi utamanya adalah mem-visualisasi-kan sebuah atau banyak Sistem Operasi (OS) di dalam Sistem Operasi utama kita.
    Jadi sobat tidak perlu punya banyak komputer untuk memakai atau menguji beberapa Sistem Operasi.
    Misalnya: OS utama sobat adalah Windows 8 namun sobat juga ingin merasakan OS lain yang di perkenalkan teman, ‘Linux Mint’. Maka sobat bisa menggunakan Virtualbox ini untuk menjalankan Linux mint tersebut tentunya dalam mode virtual alias simulasi. untuk lebih lengkapnya inilah fungsi fungsi virtualbox


    dengan virtualbox kita dapat menggunakanya untuk simulasi jaringan, karena itu ada beberapa macam adapter yang dapat dipilih di virtualbox. untuk menyeting adapter bisa masuk ke Pengaturan -> Jaringan . Di situ tedapat tujuh jenis konfigurasi adaptor jaringan, namun yang akan dibahas kali adalah adaptor yang paling umum digunakan. Untuk itu langsung saja kita bahas satu per satu.

     


    No attached/Tidak Terpasang
    Bila kita memilih opsi ini, itu berarti komputer guest pada virtual telah memiliki kartu jaringan, hanya saja tidak ada koneksi yang terjadi pada kartu jaringan ini. Jadi, seolah-olah hanya kartu jaringan saja yang terpasang, tanpa adanya kabel yang dicolokan.
    NAT
    Adapter jenis ini digunakan apabila kita ingin mengkoneksikan langsung komputer guest ke internet. Pada kondisi ini, IP pada komputer gest tidak perlu lagi diset, dengan kata lain sudah menggunakan IP DHCP.
    Internal Network/ Jaringan Internal
    Jenis adapter ini hanya bisa menghubungkan sesama komputer guest dan tidak bisa terhubung dengan komputer Host serta jaringan real.
    Host-Only Adapter/ Adaptor Hanya-host
    Jenis adapter ini bisa digunakan untuk menghubungkan komputer guest dengan komputer Host. Pada komputer Host kita atur terlebih dahulu IP address pada interfaces Host-only adapternya.
    Bridge Adapter/ Adaptor Ter-bridge
    Bridge adapter ini memungkinkan komputer guest menggunakan interfaces sungguhab yang ada pada komputer Host-nya, seperti Lan Card dan Wifi. Bridge adapter digunakan jika kita ingin komputer guest bisa terkoneksi dengan jaringan sungguhan bukan virtual. Jadi, dengan menggunakan janis adapter ini, posisi komputer guest akan sama dengan komputer host dalam jaringan sebuah jaringan.
     
    referensi :
    http://www.meretas.com/pengertian-dan-fungsi-virtualbox/
    http://www.pintarkomputer.com/jenis-jenis-adapter-jaringan-network-yang-ada-di-virtualbox/

    CISCO

    A. CISCO Pendahuluan

            Cisco adalah sebuah perusahaan yang memiliki dua bidang usaha. Usaha yang pertama adalah didalam pembuatan hardware dan software yang berhubungan dengan jaringan komputer. Kemudian yang kedua adalah di bidang pendidikan yaitu dengan Cisco Networking Academy (CNA).
              Di kedua bidang usaha ini, Cisco telah memiliki nama yang besar dan menjadi sebuah perusahaan yang menguasai sebagian besar pangsa pasar peralatan jaringan dan pengembangan solusi terintegrasi di dunia.



    B. CISCO System

                Cisco Systems Inc. NASDAQ: CSCO SEHK: 4333 merupakan perusahaan global dalam bidang telekomunikasi yang bermarkas di San José, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1984. Perusahaan ini mempekerjakan 51.480 pekerja.

    Gambaran perusahaan

                 Produk dari perusahaan ini dapat ditemukan dari ruang tamu sampai ke perusahaan yang bergerak untuk skala internasional.Visi dari Cisco System.Inc (Cisco) yaitu “mengubah bagaimana cara hidup,bekerja,bermain dan belajar”,dan bagian dari Slogan dari Cisco adalah “ Selamat datang kedalam dunia Jaringan “ (welcome to the human network).Cisco adalah salah satu produk untuk Teknologi Informasi nomor satu didunia,terutama untuk sytem,perangkat keras jaringan serta telekomunikasinya.

    Deskripsi Bisnis Perusahaan

             Cisco System (Cisco) menjual jaringan dan komunikasi teknologi   , peralatan dan pelayanan untuk transportasi data, suara dan video ke seluruh dunia. Produk perusahaan dan pelayanan terdiri dari beberapa kategori diantaranya adalah router, swicth, network access, IP telephony, keamanan, Jaringan fiber optik, jaringan data center, jaringan via sinyal, jaringan untuk rumah, dukungan layanan teknis dan pelayanan jaringan.
            Produk Cisco di tujukan kepada korporate bisnis, institusi umum, perusahaan telekomunikasi dan segala jenis ukuran bisnis juga sampai ke rumah rumah. Perusahaan Cisco juga menyediakan produk yang digunakan untuk mengantar data, suara, video untuk antar gedung, antar kampus dan seluruh dunia. Model pengelolaan bisnis Cisco lebih ke globalisasi dan termanagement melalui 5 bagian negara yaitu ; Canada, Eropa, Asia pasifik dan jepang serta market yang ada.
                Untuk Sekedar informasi, bisnis perusahaan ini bergerak di dua bagian segment yaitu produk dan pelayanan. Dan untuk kedepan, produk akan dibagi lagi menjadi 4 bagian yaitu : router, switches, teknologi terbaru dan yang lainnya.
                Produk Cisco routing menawarkan fitur yang terdepan untuk menaikan kemampuan system, keamanan, kestabilan dan performa yang baik dalam pengiriman data informasi. Teknologi Routing di ciptakan untuk Internet dan intranet. Router digunakan untuk menyambungkan beberapa jaringan komputer, mengantarkan informasi, diantaranya data, suara dan video untuk satu jaringan ke jaringan lain. Perusahaan Cisco menawarkan router dengan beberapa penawaran, untuk perusahaan yang bergerak di bagian infrastruktur jaringan, untuk ISP (Internet Service Provider) dan perusahaan besar yang menggunakan router untuk diakses oleh semua orang.
                Produk Cisco Switching menawarkan bermacam macam model koneksi yang digunakan oleh pelanggan. Kumpulan komputer dan server dan fungsi untuk mengumpulkan semua LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Switch adalah produk yang menggabungkan beberapa teknologi jaringan yang digunakan untuk gedung gedung dan kampus yang biasanya disebut LAN dan untuk melalui beberapa kota biasa disebut dengan MAN, serta teknologi yang melalui beberapa daerah yang biasa disebut dengan WAN. Cisco mengenalkan beberapa produk diantaranya: Ethernet, gigabit Ethernet, 10-gigabit Ethernet, sikronis transfer data, SONET (packet over synchronous optical network) dan multi-protocol label switching.
                 Keuntungan teknologi Cisco untuk kedepanya menawarkan produk dan pelayanan melalui jaringan komputer serta komunikasi. Kategori dari produk dan pelayanan yang ditawarkan termasuk aplikasi pelayanan jaringan, jaringan rumah, perusahaan kecil, jaringan optik, keamanan, jaringan data center, komunikasi, sistem video dan teknologi wireless.


    C. Packet Tracer

              Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

    Fitur Packet Tracer

            Packet Tracer terbaru yaitu versi 6.2. Dalam  versi ini  dapat  mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, dan EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku, sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA.
              Taget Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan keluarnya versi 6, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.

    Digunakan di pendidikan

               Packet Tracer biasanya digunakan siswa Cisco Networking Academy melalui sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA). Dikarenakan batasan pada beberapa fiturnya, software ini digunakan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco routers dan switches.

    D. Sertifikasi Cisco

             Cisco memiliki sejumlah sertifikasi yang tersedia disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan pemahaman dari siswa. Masing-masing sertifikasi memiliki masa berlaku 3 tahun dan harus mengikuti tes ulang untuk memperpanjang sertifikasi tersebut. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dari alumni CNA sehingga tetap meningkatkan pengetahuan di bidang teknologi jaringan yang bersifat dinamis.

    Sertifikasi Level Associate

               Untuk skala pemula, bisa mengambil sertifikasi berjudul Cisco Certified Entry Networking Technician atau Cisco Certified Network Associate (CCNA). Namun untuk yang ada di Indonesia CCNA adalah sertifikasi yang paling populer dibandingkan dengan CCENT, dan merupakan sertikasi dasar sebelum menuju ke sertifikasi selanjutnya.
              Setelah mengetahui dasar jaringan, konsep, operasi dan penyelesaian masalah serta konfigurasi dasar keamanan jaringan, siswa bisa mengambil lagi sertifikasi-sertifikasi lanjutan yang bersifat lebih spesifik.
    1. CCNA Security
    2. CCNA Voice dan CCVP
    3. CCNA Wireless
             Selain mempelajari bagaimana mengelola dan mengoperasi perangkat Cisco, terdapat juga kurikulum untuk bagaimana merancang susunan solusi perangkat Cisco dalam berbagai kondisi dengan mengambil sertifikasi Cisco Certified Design Associate (CCDA).

    Sertifikasi Profesional

              Untuk bisa mengambil sertifikasi profesional ini, dibutuhkan sertifikasi awal yaitu CCNA yang masih valid. Beberapa macam sertifikasi profesional antara lain:
    1. Cisco Certified Network Professional (CCNP)
    2. Cisco Certified Design Professional (CCDP)
    3. Cisco Certified Internetwork Professional (CCIP)
    4. Cisco Certified Security Professional (CCSP)
    5. Cisco Certified Voice Professional (CCVP)

    Sertifikasi Expert (Ahli/pakar)

               Sertifikasi ini ada dua macam. Cisco Certified Design Expert (CCDE) adalah sertifikasi yang diberikan kepada siswa yang mampu melakukan segala hal yang ada pada level Sertifikasi di bawah-nya dan mampu melakukan optimalisasi, mengembangkan solusi serta mampu memberikan dukungan teknis maupun strategis secara berlanjut. Yang kedua adalah Cisco Certified Internetwork expert (CCIE). Sertifikasi ini adalah sertifikasi tertinggi di CNA. CCIE adalah tingkat ujian yang paling susah dan diharapkan akan mampu memahami pengetahuan Cisco baik hardware, software, solusi dan juga konsultasi.

     

     

    REFERENSI

    https://ahmadhanafi.wordpress.com/2010/04/23/tentang-cisco-layanan-dan-sertifikasi/ 

    https://id.wikipedia.org/wiki/Packet_Tracer
    https://id.wikipedia.org/wiki/Cisco_Systems

    SWITCHING

    A. Pengertian Switching

    Switching adalah sistem elektronik yang dapat dipakai untuk menghubungkan jalur komunikasi.
    Jaringan switching adalah jaringan yang mengalokasikan sebuah sirkuit yang dedicated diantara nodes dan terminal untuk digunakan pengguna untuk berkomunikasi. Sirkuit yang dedicated tidak dapat digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit itu dilepaskan, dan koneksi baru bisa disusun. Bahkan jika tidak ada komunikasi berlangsung pada sebuah sirkuit yang dedicated, kanal tersebut tetap tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Kanal yang dapat dipakai untuk hubungan telepon baru disebut sebagai kanal yang idle.
    Sebuah metoda untuk membangun, memonitor perkembangan, dan menutup sebuah koneksi adalah dengan memanfaatkan sebuah kanal terpisah untuk keperluan pengontrolan, misalnya untuk links antar telephone exchangesyang menggunakan CCS7 untuk komunikasi call setup dan informasi kontrol dan menggunakan TDM untuk transportasi data di sirkuit tersebut.

    B. Jenis Switching

       a. Circuit Switching

                Dalam dunia telekomunikasi, jaringan circuit switching adalah jaringan yang mengalokasikan sebuah sirkuit (atau kanal) yang dedicated di antara nodes dan terminal untuk digunakan pengguna untuk berkomunikasi. Sirkuit yang dedicated tidak dapat digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit itu dilepaskan, dan koneksi baru bisa disusun. Bahkan jika tidak ada komunikasi berlangsung pada sebuah sirkuit yang dedicated, kanal tersebut tetap tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Kanal yang dapat dipakai untuk hubungan telepon baru disebut sebagai kanal yang idle.
                 Untuk call setup dan pengendalian (dan keperluan administratif lainnya) dapat digunakan sebuah kanal pensinyalan yang dedicated dari node terakhir ke jaringan. ISDN adalah salah satu layanan yang menggunakan sebuah kanal pensinyalan terpisah. Plain Old Telephone Service (POTS) tidak memakai pendekatan ini.
            Sebuah metode untuk membangun, memonitor perkembangan, dan menutup sebuah koneksi adalah dengan memanfaatkan sebuah kanal terpisah untuk keperluan pengontrolan, misalnya untuk links antar telephone exchanges yang menggunakan CCS7 untuk komunikasi call setup dan informasi kontrol dan menggunakan TDM untuk transportasi data di sirkuit tersebut.
             Sistem telepon zaman dahulu merupakan contoh penggunaan circuit switching. Pelanggan meminta operator untuk menghubungkan mereka dengan pelanggan lain, yang mungkin berada pada yang sama, atau melalui sebuah inter-exchange link dan operator lain. Di manapun posisi para pelanggan ini, tetap terbentuk sebuah koneksi antar telepon kedua pelanggan selama hubungan telepon berlangsung. Kawat tembaga yang sedang digunakan untuk koneksi ini tidak dapat digunakan untuk hubungan telepon lain, walaupun para pelanggan ini tidak sedang berbicara dan jalur ini dalam kondisi tidak digunakan (silent).
             Akhir-akhir ini sudah dapat dilakukan multiplexing terhadap berbagai koneksi yang terdapat pada sebuah konduktor, namun demikian tetap saja setiap kanal pada link yang mengalami multiplexing selalu berada pada salah satu dari dua kondisi ini : dedicated pada sebuah koneksi telepon, atau dalam keadaan idle. Circuit switching mungkin relatif tidak efisien karena kapasitas jaringan bisa dihabiskan pada koneksi yang sudah dibuat tapi tidak terus digunakan (walaupun hanya sebentar). Di sisi lain, keuntungannya adalah cepatnya membuat koneksi baru, dan koneksi ini bisa digunakan dengan leluasa selama dibutuhkan.
              Pendekatan lain adalah packet switching yang membagi data yang akan dikirimkan (misalnya, suara digital atau data komputer) menjadi kepingan-kepingan yang disebut paket, yang lalu dikirimkan melewati sebuah shared network. Jaringan packet switching tidak membutuhkan sebuah sirkuit khusus untuk melakukan koneksi. Dengan pendekatan ini banyak pasangan node dapat melakukan komunikasi yang hampir simultan pada kanal yang sama. Dengan tiadanya koneksi yang dedicated, masing-masing paket yang diberikan dilengkapi dengan alamat tujuan sehingga jaringan dapat mengirimkan paket tersebut ke tujuan yang diinginkan.

     

    B. Packet Switching

    Sambungan paket (bahasa Inggris: Packet switching) adalah metode jaringan komunikasi digital yang dikelompokkan menurut semua data yang ditransmisikan, terlepas dari konten, jenis, atau struktur kedalam blok yang sesuai dengan ukuran yang disebut paket.

    Kelebihan dari paket Switching

    • Jalur efisiensi yang lebih besar
      • Jalur dari simpul ke simpul dibagi secara dinamik beberapa paket sepanjang waktu.
      • Paket diantrikan dan ditransmisi secepat mungkin.
    • Konversi rate data
      • Setiap stasiun terhubung ke simpul lokal pada rate data yang sesuai.
      • Simpul penyangga /buffer data di butuhkan untuk penyangga rate.
    • Paket dapat diterima meskipun sedang sibuk
      • Pengiriman dapat saja terlambat.
    • Skala Prioritas dapat digunakan

    Teknik Switching

    • Stasiun pemecah pesan yang panjang dalam bentuk paket
    • Paket dikirim segera ke jaringan
    • Paket dikemas dalam 2 cara
      • Datagram (sebuah paket data yang mengandung alamat terminal atau komputer yang dituju dan bersifat bebas/terpisah dari paket lain yang berkaitan dengan transaksi yang sama)
      • Sirkuit Virtual
        • Rute sudah direncanakan dahulu, sebelum paket-paket dikirim.
        • Koneksi dibangun antara permintaan dan penerimaan.
        • Setiap paket mempunyai identifikasi sirkuit virtual sebagai alamat tujuan.
        • Setiap paket dapat mencari jalur sendiri.

    Perbandingan Circuit Virtual dan Datagram

    Circuit Virtual

    Jaringan dapat melakukan deretan dan kontrol kesalahan.
    • Paket diteruskan lebih cepat(tidak perlu jalur khusus).
    • Kurang handal (Simpul mengalami kegagalan seluruh sirkuit virtual yang melintasi simpul bisa hilang).

    Datagram

    • Panggilan untuk setup fase dapat dihindari (lebih baik daripada paket-paket yang sedikit).
    • Lebih fleksible (jika terjadi kegagalan paket berikutnya dapat menemukan rute pengganti).

    Operasi Eksternal dan Internal Circuit Vitual dan Datagram

    • Interfase antara stasiun dan simpul Orientasi koneksi
      • Semua paket diidentifikasikan sebagai milik koneksi logik tertentu dan diberi nomor berurutan, sebagai layanan Eksternal Virtual Circuit, mis. X2G.
    • Tanpa Koneksi
      • Paket ditangani terpisah, sebagai layanan External Datagram, yang berbeda dengan operasi Internal diagram.

     REFERENSI

    http://dwielinda.blogspot.co.id/2014/08/pengertian-switching-switching-adalah.html#.V56kwe21n7g  

    https://id.wikipedia.org/wiki/Sambungan_paket

    https://id.wikipedia.org/wiki/Circuit_switching


    mengenal laravel bersama PHP Indonesia regional joglo raya

    assalamualaikum wr. wb. kali ini saya akan share tentang pertemuan saya dengan PHP indonesia regional joglo raya yang membahas mengenai laravel!!!


    A. Pengertian 

    Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT, dibangun dengan konsep MVC (model view controller). Laravel adalah pengembangan website berbasis MVP yang ditulis dalam PHP yang dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan, dan untuk meningkatkan pengalaman bekerja dengan aplikasi dengan menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu.
    MVC adalah sebuah pendekatan perangkat lunak yang memisahkan aplikasi logika dari presentasi. MVC memisahkan aplikasi berdasarkan komponen- komponen aplikasi, seperti : manipulasi data, controller, dan user interface.
    1. Model, Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi yang membantu seseorang dalam pengelolaan basis data seperti memasukkan data ke basis data, pembaruan data dan lain-lain.
    2. View, View adalah bagian yang mengatur tampilan ke pengguna. Bisa dikatakan berupa halaman web.
    3. Controller, Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view.
    Beberapa fitur yang terdapat di Laravel :
    • Bundles, yaitu sebuah fitur dengan sistem pengemasan modular dan tersedia beragam di aplikasi.
    • Eloquent ORM, merupakan penerapan PHP lanjutan menyediakan metode internal dari pola “active record” yang menagatasi masalah pada hubungan objek database.
    • Application Logic, merupakan bagian dari aplikasi, menggunakan controller atau bagian Route.
    • Reverse Routing, mendefinisikan relasi atau hubungan antara Link dan Route.
    • Restful controllers, memisahkan logika dalam melayani HTTP GET and POST.
    • Class Auto Loading, menyediakan loading otomatis untuk class PHP.
    • View Composer, adalah kode unit logikal yang dapat dieksekusi ketika view sedang loading.
    • IoC Container, memungkin obyek baru dihasilkan dengan pembalikan controller.
    • Migration, menyediakan sistem kontrol untuk skema database.
    • Unit Testing, banyak tes untuk mendeteksi dan mencegah regresi.
    • Automatic Pagination, menyederhanakan tugas dari penerapan halaman.

    Berikut ini adalah beberapa kelebihan Laravel :
    A.Expressif.
    Laravel adalah sebuah framework PHP yang expressif, artinya ketika melihat suatu syntax Laravel, seorang programmer “diharapkan” akan langsung tahu kegunaan dari syntax tersebut meskipun belum pernah mempelajarinya apalagi menggunakannya.
    B.Simple.
    Salah satu yang membuat Laravel begitu simple adalah adanya Eloquent ORM. Misalkan, kita ingin mengambil semua data yang ada pada tabel users. Maka yang kita perlukan, hanya membuat sebuah class model bernama User :
    Kmudian kita tinggal memasukan semua data dari tabel users tersebut dengan cara sebagai berikut :

    $all_user = User::all();
    Dengan begitu, semua data dari tabel users, akan dengan mudah diakses dengan melakukan looping terhadap variabel $all_user. Eloquent akan dibahas pada artikel selanjutnya.
    Contoh lain, Laravel memiliki kesederhanaan dalam masalah routing. Pada prinsipnya, membangun website hanyalah masalah request – response. Ada request terhadap halaman x dan Anda juga harus merespon x, maka dalam situasi seperti ini Laravel menerapkan prinsip routing yang sangat simple.

     Documentasi :





     

    referensi : https://idcloudhost.com/pengertian-dan-keunggulan-framework-laravel/